MEKANISME BARU PENGIRIMAN SAMPEL VIRUS DIDUKUNG NEGARA NONBLOK

Sebanyak 112 negara anggota gerakan non blok (GNB) mendukung usulan Indonesia untuk mengubah mekanisme baru pengiriman sampel virus dan paket pembagian manfaat yang diperoleh dari penggunaan contoh virus tersebut. Hal ini disebabkan mekanisme yang selama ini berjalan dinilai merugikan negara-negara anggota GNB yang sebagian besar merupakan negara berkembang.

Hal tersebut disampaikan Menkes RI setelah menghadiri Sidang World Health Assembly ke-61 yang diselenggarakan di Jenewa pada 19-24 Mei 2008. Perjuangan Indonesia untuk menegakkan keadilan, ketransparanan, dan kesetaraan dalam virus sharing dan benefit sharing bagi negara-negara sedang berkembang saat ini telah menjadi isu dunia di WHA. Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan ketidaksetujuan atas pandangan salah satu negara maju bahwa Sistem Jaringan Kerja Surveilans Influenza Global (GISN) yang sudah eksis selama 60 tahun telah berhasil dan terus dipertahankan. GISN tadinya telah menjadi simbol kehebatan suatu sistem dunia, ternyata malah menciptakan ketidakadilan antara negara-negara maju dan negara-negara berkembang, kata Siti Fadilah.

GISN dinilai justru telah gagal memenuhi kesiapan global menghadapi ancaman pandemi manakala kemampuan produksi vaksin global hanya mencukupi lima persen penduduk dunia. Sementara itu, negara-negara berkembang tidak memperoleh akses dan alih teknologi untuk membuat vaksin. Pada sidang tersebut, upaya Indonesia membangun mekanisme virus sharing dan benefits sharing yang adil, transparan dan setara juga mendapat dukungan politik yang kuat dari negara-negara anggota GNB. Pada pertemuan Menkes GNB ke-1 yang diselenggarakan pada 21 Mei lalu, para menkes GNB sepakat mendukung deklarasi yang diajukan Indonesia berjudul Responsible Virus Sharing and Benefits Sharing.

Deklarasi itu akan dibahas lebih lanjut pada Pertemuan Perwakilan Tetap GNB di Jenewa pada 30 Juni 2008 mendatang sebagai posisi dan sikap bersama negara-negara anggota GNB menghadapi Pertemuan Lanjutan Antar Negara mengenai Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza pada November nanti. Para menkes GNB juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam penanggulangan penyakit di negara-negara berkembang dan mengantisipasi perpindahan tenaga-tenaga medis ke negara-negara maju.

Selama ini belum pernah ada gerakan non blok dalam WHA. Jadi, baru sekali ini sebanyak 112 negara anggota GNB dari 193 negara menyatakan dukungannya terhadap pembentukan mekanisme baru virus sharing dan benefits sharing. Gerakan Non Blok yang digagas oleh mantan Presiden RI pertama Soekarno itu diharapkan mampu meningkatkan posisi tawar negara-negara berkembang di hadapan negara-negara maju.

Source.

1 comment so far

  1. mutia on

    salam kenal mas mashuri. aku lagi baca buku menkes tangan Tuhan di balik Flu Burung. Deklarasi itu akan dibahas lebih lanjut pada Pertemuan Perwakilan Tetap GNB di Jenewa pada 30 Juni 2008 – ini hasilnya apa ya mas..maap awam, tidak update dgn berita2


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: